Pengamat LIPI Harap Kabinet Indonesia Maju Tonjolkan Soliditas

admin
Read Time1 Minute, 27 Seconds

Pengamat LIPI Harap Kabinet Indonesia Maju Tonjolkan Soliditas

 

METROMEDAN -Pembentukan Kabinet Indonesia Maju yang terdiri dari 34 menteri dan empat pejabat negara setingkat menteri diharapkan bisa menonjolkan soliditas dan sinergi yang kuat.

Harapan tersebut disampaikan pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro seperti dilansir Antara di Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Lebih lanjut, dia mengemukakan hal tersebut dibutuhkan untuk mewujudkan kemajuan pembangunan nasional lebih besar dibanding pemerintahan sebelumnya.

“Kabinet kerja periode kedua Jokowi perlu menonjolkan soliditas, sinergi dan koordinasi yang baik sehingga mampu menghasilkan kerja-kerja yang lebih konkret dan bermanfaat,” katanya.

Dalam kabinet baru di Pemerintahan Jokowi dan Maruf, sejumlah menteri lama dipertahankan antara lain Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro yang sebelumnya menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional. Kemudian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang sebelumnya menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang yang sebelumnya menjabat Menteri Sosial, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Dia berharap dengan formasi menteri saat ini, baik dengan wajah lama dan baru, dapat menghasilkan kemajuan yang lebih besar dibanding periode pemerintahan 2014-2019 di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Kerja cepat, tepat dan produktif diperlukan untuk segera merealisasikan tujuan-tujuan pembangunan Indonesia, membawa Indonesia lebih maju dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan pesan kepada kabinetnya agar tidak korupsi selama menjabat.

“Kedua, tidak ada visi misi menteri, yang ada visi misi presiden dan wakil presiden,” kata Presiden Joko Widodo di tangga Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (23/10/2019).

Pesan ketiga adalah semua harus kerja cepat, kerja keras dan kerja yang produktif.

“Keempat, jangan terjebak rutinitas kerja yang monoton,” ungkap Presiden.

Pesan kelima, kerja berorientasi pada hasil nyata. Pesan keenam, selalu mengecek masalah di lapangan dan temukan solusinya.

 

 

BandarQ | Agen Domino | Domino 99 | Agen BandarQ | Situs Judi Online Terpercaya

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Menanti Rupa Baru Pantai Barat dan Timur Pangandaran

METROMEDAN -Pantai Barat dan Timur Pangandaran akan direvitalisasi menjadi destinasi wisata yang menarik. Hal itu dilakukan sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Pangandaran sebagai Kabupaten Wisata di Jawa Barat. Revitalisasi dimulai dengan relokasi sekira 1.300 Pedangan Kaki Lima (PKL) di sepanjang bibir pantai Pangandaran. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran pun menyediakan empat pasar […]

LINK ALT

www.doktercapsa.com
1
Butuh Bantuan ?
Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by