Ngamuk Tanpa Sebab, Pria Stres Tusuk Anggota TNI Hingga Tewas

admin
Read Time1 Minute, 14 Seconds

Ngamuk Tanpa Sebab, Pria Stres Tusuk Anggota TNI Hingga Tewas

METROMEDAN – Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kabupaten Situbondo tewas ditusuk pria yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Serda Abdul Rokhim (45) yang juga merupakan Anggota Koramil Bungatan meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas Mlandingan pada Minggu (24/11/2019).

“Kejadian itu benar, kami turut berduka atas kejadian ini. Korban memiliki dedikasi tinggi dan sedang bertugas, meski hari libur,” kata Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Ahmad Juni Toha seperti diberitakan Jatimnet.com-jaringan Suara.com.

Peristiwa tersebut bermula saat Rokhim sedang mengamankan acara adventure di desa tersebut. Saat itu, korban mendengar keributan yang berada tak jauh dari lokasi pengamanan.

Saat itu, korban melihat seorang pria bernama Nursadi alias Mahrus (65) sedang mengamuk dan menusuk seorang warga. Namun ketika akan diamankan, Nursadi tetap berperilaku agresif bahkan menyerang korban.

Lantaran pelaku memegang sebilah pisau, korban mulai mengatur jarak dan sesekali mundur. Ketika mundur, kaki korban tersandung dan terjatuh. Melihat Abdul Rokhim terjatuh, Nursadi langsung menyerang menggunakan sebilah pisau dan mengenai kaki kiri korban.

“Pelaku stress, anggota saya ingin membantu warga dan meninggal karena mengalami pendarahan hebat. Ini bentuk pengabdian luar biasa,” kata Ahmad Juni.

Untuk diketahui, sebelum membacok korban, Nursadi terlebih dulu menusuk seorang warga bernama Salimin (70). Saat itu, korban Salimin hendak ke rumah kerabatnya dan melintas di depan rumah pelaku.

Ketika Salimin melintas, pelaku tiba-tiba keluar rumah menyerang korban membabi buta menggunakan pisau. Salimin yang mengalami luka bacok di bagian dagu dan perut kini masih menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Abdur Rahem Situbondo.

 

BandarQ |Agen Domino | Domino 99 | Agen BandarQ | Situs Judi Online Terpercaya

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kasus Dugaan Pencabulan Anak oleh Dokter, IDI Mojokerto Siapkan Sanksi

METROMEDAN – Kasus pencabulan terhadap anak yang diduga dilakukan seorang dokter berinisial AD (57) di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto kekinian mendapat sorotan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Mojokerto. Bahkan, Ketua IDI Mojokerto dr Rasyid Salim berjanji menjatuhkan sanksi kepada dokter pelaku asusila kepada anak di bawah umur jika terbukti […]

LINK ALT

www.doktercapsa.com
1
Butuh Bantuan ?
Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by