Pemprov DIY Janji Ganti Untung Warga Terisolasi Akibat Proyek Tol Jogja

admin
Read Time1 Minute, 6 Seconds

Pemprov DIY Janji Ganti Untung Warga Terisolasi Akibat Proyek Tol Jogja

 

METROMEDANPemerintahan Provinsi (Pemprov) DI. Yogyakarta berjanji akan membebaskan lahan warga jika mereka terisolasi dalam satu wilayah terdampak pembangunan jalan tol.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja-Solo dan Jogja-Bawen, Totok Wijayanto mangungkapkan akan memberi ganti untung bagi warga yang terisolasi.

“Bagi warga yang menyendiri dan tidak ada penghuni lain di sekitar kawasannya bakal dipertimbangkan akan dipindah atau tidak. Jika setelah dikaji oleh tim pengadaan tanah dan benar-benar terisolasi, bakal kami bebeaskan (diberi ganti untung),” kata Totok Wijayanto pada wartawan, Kamis (12/12/2019).

Ia menyontohkan jika ada satu RT yang hampir seluruh warganya tergusur dan menyisakan tiga rumah warga, hal itu menjadi tugas kepala desa setempat. Pemangku wilayah diarahkan membuat surat kepada tim pengadaan tanah untuk mengkaji apakah rumah warga itu terisolasi atau tidak.

“Yang jelas rumah warga yang terisolasi itu tidak boleh. Jadi harus dibebaskan,” tambah dia.

Totok menerangkan selain rumah terisolasi yang nantinya harus dibebaskan, ada jenis tanah yang juga diberi ganti untung dengan kajian khusus.

“Lahan yang tidak memiliki akses, misal dibelakangnya jurang, karena tidak bisa dimanfaatkan itu harus dibebaskan. Termasuk juga tanah yang tidak beraturan. Misal awalnya 400 meter persegi (luas lahan) setelah diukur dan dilewati tol, bentuknya berubah segitiga, itu seluruhnya harus dibebaskan. Tapi dengan syarat warga meminta (diganti) ,” tambahnya.

 

Bandar q |Dominoqq | Agen Bandarq | Agen Dominoqq | Agen Poker Terpercaya |Bandar Domino Online

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Mengaku dari Polda Jatim, 2 Polisi Gadungan Peras Pemilik Apotek di Gresik

  METROMEDAN – Menyaru sebagai anggota polisi kemudian melakukan pemerasan kepada pemilik apotek di raya Boboh, Menganti, Kabupaten Gresik, dua warga Surabaya, Agus Widodo (45) asal Banyu Urip dan Musrizal (53) asal Manukan Wetan ditangkap Polres Gresik, Kamis (12/12/2019). Sebelum digelandang polisi, Musrizal mengaku hanya sekali melakukan aksi pemerasan dengan […]

LINK ALT

www.doktercapsa.com
1
Butuh Bantuan ?
Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by