Hipotermia Jadi Penyebab Korban Banjir Jabodetabek Meninggal, Kok Bisa?

admin
Read Time1 Minute, 8 Seconds

Hipotermia Jadi Penyebab Korban Banjir Jabodetabek Meninggal, Kok Bisa?

 

METROMEDANBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ada 43 korban meninggal akibat bencana banjir besar Jabodetabek per Jumat (3/1/2020) pukul 09.00 WIB. Menurut catatan, korban paling banyak meninggal akibat terseret arus listrik dan paling sedikit adalah orang yang dinyatakan hilang.

Dari semua penyebabnya, 3 orang dinyatakan meninggal akibat hipotermia.

Hipotermia merupakan keadaan darurat medis yang terjadi ketika suhu tubuh kehilangan panas. Suhu tubuh normal adalah sekitar 37 C, sedangkan hipotermia membuat suhu tubuh berada di bawah 35 C.

Berdasarkan Mayo Clinic, hipotermia sering disebabkan oleh paparan cuaca dingin atau korban terendam dalam air dingin.

“Tubuh kehilangan panas sekitar 25 kali lebih cepat di dalam air daripada di udara,” kata kepala Thermal & Mountain Medicine Division di U.S. Army Research Institute of Environmental Medicine (USARIEM), Michael Sawka.

Ketika suhu tubuh turun, jantung, sistem saraf, dan organ lainnya tidak dapat bekerja secara normal.

“Fungsi jantung yang tidak benar mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke banyak organ, membuat tubuh dalam keadaan syok dan meningkatkan risiko kondisi seperti gagal hati dan gagal ginjal,” jelas dokter darurat di Lenox Hill Hospital, New York City, Dr Robert Glatter.

Ia menambahkan kepada Live Science, anak-anak dan orang yang lebih tua berisiko lebih besar mengalami hipotermia karena mereka umumnya memiliki otot jantung yang lebih lemah.

Oleh karena itu, jika tidak dirawat atau diobati, hipotermia pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Bandarq |Dominoqq | Agen Bandarq | Agen Dominoqq | Agen Poker Terpercaya |Bandar Domino Online

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

KBRI Bahgdad Imbau WNI Tak Keluar Rumah Usai Jenderal Iran Soleimani Tewas

  METROMEDAN – Setelah gemparnya tragedi pembunuhan Kepala Pasukan Elite Quds Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani, Jumat (3/1/2020), Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Irak diimbau untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Imbauan tersebut dikeluarkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Baghdad, Irak (KBRI Baghdad), salah […]

LINK ALT

www.doktercapsa.com
1
Butuh Bantuan ?
Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by